Merubah Setting PHPMyAdmin (Untuk keperluan praktikum mahasiswa)
WAMP Server adalah satu aplikasi webserver yang berisi paket apache dan MySql Server. Sebagai sebuah free webserver, WAMP cukup banyak dipergunakan utuk keperluan development ataupun praktikum mahasiswa yang sedang mempelajari pemrograman web dengan PHP. Setelah proses instalasi webserver apache dilakukan, biasanya dilanjutkan dengan menguji apakah webserver tersebut sudah jalan. Pengujian dilakukan terhadap dua hal yaitu apache server (check dengan http://localhost) dan PHPMyAdmin (Check dengan http://localhost/phpMyAdmin/index.php).
Dalam tulisan ini saya sampaikan informasi bahwa MySql dilengkapi dengan seting username dan password. Username dan password dipergunakan untuk akses ke MySql Server. Secara default Mysqlserver memberikan username “root” dan password=”" (Kosong). Hal ini sering menjadi titik rawan karena biasanya pengguna kebanyakan tidak memperhatikan hal ini(Tidak mengganti username dan password). Jika hal tersebut terjadi maka pengguna lain dapat saja melakukan hal-hal yang tidak bertanggungjawab terhadap data kita. Masalah kedua jika tidak melakukan perubahan seting, ketika dimasukkan alamat http://localhost/phpMyAdmin/index.php, maka langusng masuk ke halaman pengelolaan basisdata ataupun tabel. Tentu saja hal ini juga berbahaya, karena setiap user bisa melakukan perubahan terhadap data.
Seting phpMyAdmin digunakan untuk pengaturan :
1. Supaya MySql dapat diakses oleh komputer lain
2. Supaya ketika pertama kali diakses ditampilkan form username dan password.
Pengaturan pada point 1 dilakukan dengan cara merubah alias phpMyAdmin. Cara merubah alias adalah klik WampServer, pilih “alias directories”, pilih “http://localhost/phpMyAdmin” dan pilih edit alias. Ubah script pada bagian directory menjadi seperti dibawah ini.
<Directory “d:/wamp/phpmyadmin/”>
Options Indexes FollowSymLinks MultiViews
AllowOverride all
Order Allow,Deny
Allow from all
</Directory>
Setelah pilih script tersebut dimodifikasi dan pilihan WAMPServer adalah PutOnline, maka PHPMyAdmin sudah bisa diakses oleh komputer lain. Selanjutnya untuk seting pada point 2 silakan membuka file “config.inc”. Seting ini berada pada direktori PhpMyAdmin. Silakan disesuaikan berada pada direktori mana karena masing-masing versi WAMP berbeda meletakkannya. Buka dengan file config.inc dengan DreamWeaver, ultraedit ataupun yang laiinya. Setelah file tersebut dibuka ubah pada bagian :
$cfg[’Servers’][$i][’auth_type’] = ‘config’; Ubah config menjadi “cookie”, sehingga menjadi $cfg[’Servers’][$i][’auth_type’] = ‘cookie’;
Hasil dari perubahan tersebut silakan dicoba dan jika berhasil, ketika diketik alamat http://localhost/phpMyAdmin/index.php maka akan muncul form login dan password untuk masuk ke dalam MySql. Silakan kemudian mengganti user dan password MySql dihalaman Admin, ataukan nantikan kelanjutan dari tulisan ini.
